BAB I
PENDAHULUAN
- LATAR BELAKANG
Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis komunikasi lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan (mendesain) atau pun produk yang dihasilkan (desain/rancangan). Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik – yang sering kali disebut sebagai “desain interaktif” (interactive design), atau “desain multimedia” (multimedia design’)
Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi (”proportion”) dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.
Corel Draw adalah editor grafik vektor yang dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan perangkat lunak yang bermarkas di Ottawa, Kanada. Versi terakhirnya versi 15 yang dinamai X5 dirilis pada tanggal 23 Februari 2008. Corel Draw pada awalnya dikembangkan untuk dijalankan padasistem operasi Windows 2000 dan yang lebih baru. Versi Corel Draw untuk Linux dan Mac OSpernah dikembangkan, tetapi dihentikan karena tingkat penjualannya rendah.
Versi CorelDRAW X5 memiliki tampilan baru serta beberapa aplikasi baru yang tidak ada pada CorelDRAW versi sebelumnya. Beberapa aplikasi terbaru yang ada, di antaranya Quick Start, Table, Smart Drawing Tool, Save as Template, dan lain sebagainya.
- TUJUAN.
- Supaya kita mengetahui tentang Desain Grafis.
- Memahami lebih lanjut tentang CorelDraw.
BAB II
PEMBAHASAN
- A. MENGENAL COERLDRAW.
Menu bar
Merupakan menu utama dari corel draw, yang meliputi:
• File: meliputi pilihan untuk membuat dokumen baru (New, New from template), membuka dokumen yang sudah ada(Open), atau menutup dokumen yang sedang terbuka (Close). Teradapat pilihan untuk mencetak dokumen yang sudah kita buat melalui pilihan print.
• Edit: meliputi pilihan untuk melakukan Undo (kembali satu langkah proses kebelakang) dan redo (kembali satu langkah proses kedepan), kemudian pilihan cut, copy dan paste yang berfungsi untuk menggandakan objek
• View: berhubungan dengan tampilan dari workspace (Full screen view), jenis tampilan objek diatas workspace (Simple wireframe – enhanced) serta reaksi object atas object lain (Snap to), untuk menampilkan penggaris dan garis penunjuk serta grid (Ruler – Enable rollover)
• Layout: berhubungan dengan pengaturan workspace, seperti tipe layout apakah landscape atau portrait (switch layout), mengganti warna background (Page Background), menambah/mengurangi halaman (Insert, rename, delete page), serta untuk merubah jenis kertas yang dipakai (page setup)
• Arrange: berhubungan dengan object yang dibuat, seperti posisi atas objek lain (Align and distribute dan order), penggabungan objek (group, ungroup, dan ungroup all), merubah bentuk objek (transformation dan clear transformation), serta untuk mengunci posisi objek (Lock, unlock, unlock all objects) • Effects: Sesuai dengan artinya, menu ini untuk memberikan efek kepada objek yang terpilih, seperti gelap – terang, merubah warna objek, dan efek efek lainnya.
• Bitmap: dikhususkan untukk memberikan efek pada objek berbasis bitmap.
• Text: menu untuk pengaturan objek tekx pada corel draw, seperti menempatkan teks pada jalurnya (Fit text to path), mengatur format teks, atau merubah tipe huruf teks (Change case)
• Tools: pilihan untuk mengatur tampilan keseluruhan aplikasi corel draw.
Tool Box
Sekumpulan fungsi yang untuk membuat berbagai objek vektor.
Pick tools: Berfungsi untuk menseleksi, memutar, memperbesar/memperkecil objek. Selalu gunakan tool ini untuk memindah posisi objek.
(F10) Shape tool : berfungsi untuk merubah objek yang bertipe curve, dimana objek ini memiliki nodes (titik) yang berhubungan.
ZH Zoom tool: berfungsi untuk memperbesar dan memperkecil tampilan objek di workspace. Memiliki sub pilihan hand tool (H), berguna untuk menggeser tampilan objek di workspac
Freehand tool: digunakan untuk membuat objek dari garis secara manual.
(F6) Rectangle Tool: untuk membuat objek persegi
(F7) Ellipse Tool: untuk membuat objek berbentuk lingkaran
Poligon Tool: Untuk membuat objek berbasis polygon, membuat table sederhana dan spiral
Basic Shape: untu membuat objek sederhana seperti panah, bintang, serta objek acak
(F8) Text Tool: untuk membaut objek text Interactive Blend Tool: untuk membuat satu objek berdasarkan penggabungan dari dua objek
Eyedropper Tool: alat untuk memilih warna dari objek yang ada di workspace, serta paintbucket Tool untuk memberikan warna pada objek berdasarkan warna yang tadi dipilih
Outline Tool: untuk mengatur jenis, ukuran, bentuk, dan warna dari garis yang mengelilingi objek
Fill Tool: Untuk mengatur warna dan jenis dari fill objek
Interactive Tool: sama seperti Fill Tool, namun memiliki property yang lebih mudah diakses
Property bar
Adalah fasilitas yang disediakan untuk memunculkan fungsi‐fungsi yang sering digunakan ketika aktif pada salah satu alat gambar pada tool box. Isi dari property bar akan menyesuaikan dengan salah satu alat yang sedang aktif pada tool box. Berikut ini adalah salah satu fungsi yang muncul pada property bar ketika mengaktifkan text tool:
Mengatur halaman kerja (workspace)
Setiap kita membuka aplikasi Corel Draw, akan kita jumpai sebuah kotak putih, kotak ini dapat kita analogikan sebagai selembar kertas untuk kita mulai menggambar. Ada baiknya sebelum mulai membuat objek, kita atur dulu ukuran dari kertas yang ingin kita gunakan.
Hal ini dapat kita lakukan dengan memilih menu Layout kemudian memilih page setup. Disini kita dapat memilih arah kertas, apakah berdiri atau tiduran, ukuran dan jenis kertas, dan tipe kertas, apakah kertas biasa (normal paper) atau kertas label (Labels)
Mengatur Printer
Jika ukuran kertas pada workspace sudah diatur, jangan lupa untuk mengatur ukuran kertas pada printer. Hal ini penting agar apa yang kita lihat di workspace dengan apa yang kita cetak di kertas akan sama atau sinkron.
Untuk mengatur printer, pilih menu file lalu printer setup. Perlu diperhatikan bahwa tampilan pengaturan setiap jenis printer akan berbeda, namun pada intinya sama saja. Kita hanya perlu mencari pilihan yang memiliki fungsi pengaturan halaman (Page Setup)
Membuat objek dasar
- Objek garis
a. Freehand tool
Freehand tool sama seperti kita menggoreskan pena atau pensil diatas kertas, garis akan tercipta mengikuti arah goresan kita. Jika titik akhir goresan diklik pada titik awalnya, maka akan menjadi sebuah object closed, yaitu objek yang dapat diberi warna (fill) Setiap lekukan garis akan menjadi sebuah titik yang disebut dengan node, garis antar node disebut dengan segment. Node dan segment akan kami uraikan pada bagian mengedit objek.
b. Bezier tool
Berfungsi membuat garis, berbeda dengan freehand tool, garis tidak akan tercipta mengikuti gerak mouse kita, tapi kita harus melakukan klik pada suatu titik, sehingga akan tercipta sebuah node, jika kita klik pada titik yang lain, akan tercipta node baru yang akan terhubung dengan node sebelumnya dengan sebuah segment. Jika ingin membuat garis lengkung, lakukan klik tahan kemudian gerakkan mouse, maka garis akan melengkung.
c. Artistic media tool
Tool ini seperti kita menggambar menggunakan kuas, memiliki ketebalan serta jenis yang beragam. Untuk mengatur jenis dan ketebalannya, terdapat properties bar yang biasanya terletak tepat dibawah menu bar.
d. Pen tool
Seperti bezier tool, bedanya adalah, setiap kita melakukan klik pada sebuah titik, gerakan mouse ke titik berikutnya akan diikuti oleh garis segment. Untuk membuat garis melengkung dilakukan cara yang sama dengan bezier tool
e. Polyline tool
Tool ini berfungsi untuk membuat garis yang lurus presisi, tool sebelumnya akan membuat garis mengikuti persis arah gerakan mouse, sedangkan Polyline tolol, akan membuat garis yang lurus mengikuti arah gerakan mouse.
f. Three points curve tool
Membuat garis melengkung dapat dilakukan secara cepat dengan tool ini, cukup lakukan sekali klik tahan, kemudian geser ke titik lain, akan tercipta sebuah garis lengkung, untuk mengakhiri cukup klik sekali lagi.
g. Interactive connection tool
Jika ingin membuat semacam diagram alur, tool ini dapat digunakan untuk membuat alur penghubungnya. Seperti untuk menghubung tabel satu dengan tabel lainnya.
h. Dimension tool
Digunakan sebagai garis keterangan ukuran sebuah objek
2. Objek bentuk
a. Objek persegi (Rectangle Tool)
Tool ini digunakan untuk membuat suatu objek persegi empat.
b. Objek lingkaran (Elipse Tool)
Gunakan tool ini untuk membuat objek lingkaran, agar tercipta lingkaran bulat sempurna, tekan tombol Ctrl pada keyboard sambil menggeser mouse.
c. Objek poligon (Poligon Tool)
Untuk membuat objek berbentuk bintang, gunakan ikon persegi lima (Symetrical Polygon). Tool ini memiliki properti untuk tiap tiap ikon yang ada.
d. Objek lain (Basic Shape)
Untuk membuat objek selain dari pilihan tool diatas, dapat digunakan basic shape tool. Objek – objek seperti panah, comment box, objek prisma, dan objek lain dapat dibuat dengan tool ini.
e. Objek Text (Text tool)
Untuk memuat objek text, pilih tool ini, kemudian klik pada workspace kemudian ketikkan kata yang diinginkan. Kita juga dapat membuat text box agar kalimat yang diketikkan lebih rapi, dengan melakukan drag (klik tahan) dan buat kotak sesuai kebutuhan.
3. Melakukan editing objek.
a. Shape tool
• Shape tool. Digunakan untuk merubah posisi node dan bentuk dari segment.
• Knife tool. Untuk memotong suatu objek dengan cara membuat garis melintang diatas objek yang ingin dipotong
• Eraser tool Berfungsi untuk menghapus suatu bagian dari objek
• Smudge brush
Dapat digunakan untuk menghapus atau memperluas daerah sebuah objek. Jika kita drag dari luar objek ke bagian objek, maka bagian objek yang dilewati oleh sapuan mouse akan terhapus. Namun sebaliknya, jika kita drag dari dalam objek ke luar, maka daerah sapuan mouse akan menjadi bagian dari objek tersebut
Roughen brush Berguna untuk merubah garis lengkung menjadi garis lurus yan acak • Free transform tool Berfungsi untuk melakukan rotasi pada obejk yang bersumbu pada titik klik mouse
b. Interactive extrude tool
- Interactive blend tool
- Berfungsi untuk membuat efek penggandaan dari dua buah objek. • Interactive contour tool
- Berfungsi untuk membuat efek penggandaan dari sebuah objek
- Interactive distortion tool Membuat objek menjadi bentuk abstrak
- Interactive envelope tool Berfungsi untuk merubah bentuk sebuah objek dengan
- merubah guide node
- Interactive extrude tool Memberikan efek tiga dimensi pada objek
- Interactive drop shadow Memberikan efek bayangan pada objek
- Interactive tranparency tool Dapat digunakan untuk memberikan kesan
Cara membuat logo dengan coreldraw ataupun membuat logo dengan illustrator dengan format vector sangat dianjurkan. Format vektor seperti kita ketahui sangat cocok untuk membuat karya desain grafis yang menuntut tidak adanya perubahan warna dan bentuk ketika diperbesar atu diperkecil ukurannya. Berbeda dengan format bitmaps atau raster yang akan berubah titik warna dan kadang blur ketika proses tranformasi.
Karena kita mencontoh atau membuat logo yang sudah ada sebelumnya maka saya kategorikan tutorial ini pada tutorial coreldraw tingkat dasar. Anda akan belajar bagaimana cara menggunakan tool shape, gradasi, marquee tool dan pemilihan warna gradasi multiple point.
1. Buat dokumen baru dengan ukuran kertas 100 mm x 100 mm
2. Ubah opsi dengan setting berikut
a. tekan menu edit > view grid untuk menampilkan gridb. Ubah preferensi dengan cara tekan tombol keyboard CTRL + J atau tekan menu Tool > Options
c. Pada documents > grid pilih opsi spacing dengan ukuran 5 mm, tekan OK.
3. Buat lingkaran dengan tool ellipse tool ( F7 ) pastikan anda menekan tombol CTRL pada keyboard agar ukuran menjadi simetris. Posisikan lingkaran tersebut pada tengah-tengah area kerja dengan memilih lingkaran tersebut dan tekan tombol P pada keyboard. Jika ukuran tidak sesuai dengan area kerja ubah pada property bar object size width dan height 100 mm
4. Warnai lingkaran tersebut dengan interactive fill tool ( G ) melalui klik dan drag. Pilih type gradasi adalah radial. Untuk memunculkan opsi fountain fill gunakan tool fountain fill ( F11 ).
5. Buat lingkaran lagi dengan opsi sebagai berikut. Bila kedua lingkaran tidak sesuai maka pilih lingkaran baru dan pilih lingkaran pertama dengan menekan tombol CTRL + klik, setelah itu tekan tombol keyboard C kemudian tekan tombol keyboard B. Untuk menghilangkan garis tekan klik kanan pada warna none ( ikon bintang paling atas pallete warna ).
6. Buat lingkaran ketiga dengan opsi berikut
7. Copy dan paste lingkaran pertama yang kita buat dengan cara klik kanan copy dan klik kanan paste. Buat lagi satu lingkaran di atasnya dengan opsi sebagai berikut.
8. Setelah lingkaran terakhir sesuai dengan gambar di atas, copy lingkaran tersebut
9. Pilih dua lingkaran terakhir menggunakan CTRL + KLIK dan klik tombol combine ( CTRL + L )
10. Dengan pick tool ( tool paling atas ) double klik lingkaran yang sudah di combine sehingga tool berubah menjadi shape tool. Ubah lingkaran yang ada di tengah menjadi seperti gambar berikut.
11. Paste lingkaran yang sudah Anda copy sebelumnya ( no 8 ) dan lakukan combine seperti cara 9
12. Dengan pick tool ( tool paling atas ) double klik lingkaran yang sudah di combine sehingga tool berubah menjadi shape tool. Ubah lingkaran yang ada di tengah menjadi seperti gambar berikut.
13. Hilangkan garis pada objek terakhir dengan cara klik kanan pada pallete warna none. Warnai objek tersebut sesuai dengan aturan opsi sebagai berikut.
14. Buat 3 lingkaran sesuai opsi dibawah dan beri warna putih. Putar ketiga lingkaran tersebut menjadi 45 derajad.
15. Hasilnya
Untuk Download Artikel Klik Gambar


